Showing posts with label SMeCK Hooligan. Show all posts
Showing posts with label SMeCK Hooligan. Show all posts
Thursday, September 14, 2017
Jadwal PSMS Medan Di 16 Besar Grub B
Berikut ini adalah Hari, Waktu, Tanggal dan Tempat pertandingan PSMS Medan di 16 Besar Grup B 2 Gojek Traveloka :
1. Kamis, 21/9/2017. PSIS Semarang vs PSMS Medan (16:00 WIB)
Stadion Kebundalem, Kendal, Jawa Tengah.
2. Senin, 25/9/2017. PSMS Medan vs Persita Tangerang (16:00 WIB)
Stadion Teladan, Medan, Sumatra Utara.
3. Jumat, 29/9/2017. Persibat Batang vs PSMS Medan (16:00 WIB)
Stadion Moh. Serengat, Batang, Jawa Tengah.
4. Selasa, 3/10/2017. PSMS Medan vs Persibat Batang (16:00 WIB)
Stadion Teladan, Medan, Sumatra Utara.
5. Minggu, 8/10/2017. PSMS Medan vs PSIS Semarang (16:00 WIB)
Stadion Teladan, Medan, Sumatra Utara.
6. Rabu, 11/10/2017. Persita Tangerang vs PSMS Medan (16:00 WIB)
Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat..
Note :
- Dikarenakan Stadion Jatidiri Semarang sedang dalam tahap renovasi, Untuk 16 Besar Gurp B PSIS Semarang menggunakan Stadion Kebundalem Kendal sebagai Home).
- Di 16 besar Grub B ini Persita Tangerang menggunakan Stadion Singaperbangsa Karawang sebagai Homebasenya, mengantikan Stadion Maulana Yusuf, Serang.
- Waktu, tanggal dan tempat sewaktu-waktu dapat berubah.
Wednesday, April 22, 2015
Daftar Pemain PSMS Medan 2015
Daftar pemain PSMS Medan divisi utama 2015.
Kiper :
Guntur P, M Yasir& Andi P.
Belakang :
Nanda Zulmi, Samsul Kamal, Luis Irsandi, Lucky N & Putra Habibi.
Tengah :
Asrul Reza, Riskandi, Jaya Hartono, Suhandi, Triyudha, Erwin, Zulfikar & Faisal Azmi.
Depan :
Haris Tuharea, Imam Baihaki, Aldino, Tambun Naibaho, Chairul Hidayat, Femi & Fajar Hadinata.
Tuesday, January 8, 2013
Jadwal PSMS, Kompetisi Divisi Utama PT. LI 2013
Jadwal PSMS Medan
Jadwal Pertandingan Putaran Pertama :
Sabtu, 9 Feb 2013 : PSMS Medan v PS Bengkulu
Kamis, 14 Feb 2013 : PSMS Medan v PS Bangka
Minggu, 24 Feb 2013 : PSAP Sigli v PSMS Medan
Sabtu, 28 Maret 2013 : PSAB Aceh Besar v PSMS Medan
Kamis, 9 Maret 2013 : PSMS Medan v Persiih Tembilahan
Kamis, 14 Maret 2013 : PSMS Medan v Persisko Jambi
Minggu, 24 Maret 2013 : PSMS Medan v PSGL Gayo Lues
Jadwal Pertandingan Putaran Kedua :
Kamis, 2 Mei 2013 : PSGL Gayolues v PSMS Medan
Sabtu, 11 Mei 2013 : Persih Tembilahan v PSMS Medan
Kamis, 16 Mei 2013 : Persisko Bungo v PSMS Medan
Sabtu, 25 Mei 2013 : PSMS Medan v PSAP Sigli
Kamis, 30 Mei 2013 : PSMS Medan v PSAB Aceh Besar
Selasa, 4 Juni 2013 : PS Bengkulu v PSMS Medan
Minggu, 9 Juni 2013 : PS Bangka v PSMS Medan
*NB : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu
Sabtu, 9 Feb 2013 : PSMS Medan v PS Bengkulu
Kamis, 14 Feb 2013 : PSMS Medan v PS Bangka
Minggu, 24 Feb 2013 : PSAP Sigli v PSMS Medan
Sabtu, 28 Maret 2013 : PSAB Aceh Besar v PSMS Medan
Kamis, 9 Maret 2013 : PSMS Medan v Persiih Tembilahan
Kamis, 14 Maret 2013 : PSMS Medan v Persisko Jambi
Minggu, 24 Maret 2013 : PSMS Medan v PSGL Gayo Lues
Jadwal Pertandingan Putaran Kedua :
Kamis, 2 Mei 2013 : PSGL Gayolues v PSMS Medan
Sabtu, 11 Mei 2013 : Persih Tembilahan v PSMS Medan
Kamis, 16 Mei 2013 : Persisko Bungo v PSMS Medan
Sabtu, 25 Mei 2013 : PSMS Medan v PSAP Sigli
Kamis, 30 Mei 2013 : PSMS Medan v PSAB Aceh Besar
Selasa, 4 Juni 2013 : PS Bengkulu v PSMS Medan
Minggu, 9 Juni 2013 : PS Bangka v PSMS Medan
*NB : Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu
Daftar Pemain PSMS Medan 2013
Daftar Skuad PSMS Medan 2013 :
KIPER: Herman Batak, Irwin Ramadana, Zulham
BELAKANG: Novianto, Dodi Rahwana, Susanto, Andi Safrizal, Zuh Manda, Hardiantono, Aun Carbiny, Amdre Siteou, Rudi Hartono, Jaka
TENGAH: M Afan Lubis, Alamsyah Nasution, Tri Yudha Handoko, Kiki Lisusanto, Aidun Sastra Utami, Dede Ariandi, Tri Hardiansyah, M Irfan Midin
DEPAN: Nico Susanto, Rinaldo, Afan Lubis, Rico Simanjuntak, Safrial Irfandi, M Irfan, Hendro
Ini Medan Bung (AS).
KIPER: Herman Batak, Irwin Ramadana, Zulham
BELAKANG: Novianto, Dodi Rahwana, Susanto, Andi Safrizal, Zuh Manda, Hardiantono, Aun Carbiny, Amdre Siteou, Rudi Hartono, Jaka
TENGAH: M Afan Lubis, Alamsyah Nasution, Tri Yudha Handoko, Kiki Lisusanto, Aidun Sastra Utami, Dede Ariandi, Tri Hardiansyah, M Irfan Midin
DEPAN: Nico Susanto, Rinaldo, Afan Lubis, Rico Simanjuntak, Safrial Irfandi, M Irfan, Hendro
Ini Medan Bung (AS).
Thursday, September 27, 2012
Satu Tahun Bersama SMeCK Hooligan (SMeCK Java Island)
Menjadi bagian dari SMeCK Hooligan buat saya adalah sebuah kebangaan, Karna dari sinilah saya mengawali menjadi seorang seporter PSMS Medan. Mungkin tidak banyak yang bisa saya kisahkah di artikel ini tentang SMeCK Hooligan, Berhubung keberadaan saya bersama SMeCK Hooligan barulah Satu tahun belakangan ini dan kebetulan juga saya berdomisili di Tangerang yang notabenenya sangat minim mendukung sacara langsung perjuangan PSMS Medan.
Di tahun pertama saya bergabung dengan SMeCK Hooligan (SMeCK Java Island Wilayah Tangerang), Saya begitu berkesan dengan keakrabpan yang terjadi diantara anggota SMeCK Hooligan dan Seporter klub lainya. Kalau boleh jujur sebelum saya bergabung dengan SMeCK Hooligan, Saya hanyalah seorang Simpatisan/Pendukung PSMS Medan yang biasa (Tanpa pernah bergabung dengan salah satu kelompok suporter PSMS Medan manapun) sejak 1998/2011. Mungkin bagi sebagian orang lain saya berlebihan dalam menuliskan artikel ini, Tapi setidaknya itulah yang saya rasakan hingga saat ini.
Jika harus di ingat-ingat, Saat turnamen yang memeringati ulang tahun Persija-lah saya memulai menjadi bagian dari SMeCK Hooligan. Dan di saat itu pula saya memulai pertama kalinya mendukung PSMS Medan dengan keanggotaan saya di SMeCK Hooligan (SMeCK Java Island). Memang saat itu PSMS meraih hasil yang buruk di turnamen tersebut. Tapi buat teman-teman SMeCK Hooligan yang datang langsung dari medan, Ini adalah awal kebersamaan kami antara SMeCK Hooligan Pusat dan teman-teman SMeCK Java Island (Asumsi Saya Pribadi). Karna di saat pertandingan usai kami semua berkumpul di sebuah Hotel, Di mana teman-teman SMeCK Hooligan yang datang langsung dari Medan saat itu menginap.
Setelah di acara turnamen Ulang Tahun Persija Jakarta tersebut, PSMS Medan kembali dihadapkan dengan tuan rumah Pelita Jaya Karawang dalam lanjutan liga ISL 2011/2012. Saat itulah saya dan beberapa teman-teman SMeCK Hooligan Pusat & SMeCK Java Island kembali mendukung secara langsung perjuangan PSMS Medan di Karawang. Walaupun 1 Poin yang berhasil di raih PSMS Medan saat itu, Bagi saya hasil tersebut adalah sebuah keberhasilan. Karna di Babak I PSMS sudah tertinggal 2-0 dari tuan rumah, Dan di Babak ke II PSMS berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 hingga FT. Kebersamaan kami semakin akrab di antara Pemain, SMeCK Hooligan Pusat & SMeCK Java Island, Karna seusai laga tersebut kami kembali berkumpul di Hotel di mana para pemain PSMS menginap.
Selang beberapa hari laga Pelita Jaya Vs PSMS tersebut, PSMS Medan kembali di hadapkan dengan tuan rumah Persib Bandung di Jalak Harupat. Saya dan puluhan teman dari SMeCK Java Island & SMeCK Hooligan Pusat kembali bersatu mendukung PSMS Medan. Selain kami ada pula kelompok Suporter PSMS Medan lainya (Persetan, PSMS Fans Club & Kampak FC) hadir mendukung langsung perjuangan PSMS Medan berlaga. Walau saat itu PSMS mengalami kekalahan 3-1 dari Persib Bandung, Setidaknya kebersamaan kami antara SMeCK Hooligan Pusat & SMeCK Java Island semakin akrab terjalin. Apalagi saat itu cikal bakal awalnya terbentuk SMeCK Java Island Wilayah Bandung.
Mungkin hanya ini yang bisa saya tuliskan tentang kebersamaan Saya, Kami & SMeCK Hooligan selama satu tahun ini, Dan kedepanya kami berharap PSMS Medan bisa kembali berprestasi di Kompetisi Nasional ataupun Internasional. Di akhir kata...Kalau saya bilang SMeCKKKKK, Kalian bilang apa.....?????
*NB : Saat ini SMeCK Java Island telah berada di wilayah Tangerang, Jakarta, Bekasi, Jogja dan Malang.
Monday, June 11, 2012
El Clasico, PSMS Medan Vs Persib Bandung
Belum
kering air mata keluarga korban meninggal kericuhan laga Persija
Jakarta kontra Persib Bandung, kericuhan antar suporter sepak bola klub
Indonesia kembali memakan korban. Seorang suporter Persebaya Surabaya
tewas terinjak-injak usai pertandingan antara Persebaya kontra Persija
Jakarta dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Gelora 10
Nopember Surabaya.
Kericuhan
di dua laga di atas, yang terjadi di kompetisi ISL dan juga IPL,
menambah buram potret sepakbola nasional kita. Banyak hal yang
menyebabkan suporter bola Indonesia menjadi anarkis. Salah satu yang
paling berpengaruh adalah adanya sentimen kedaerahan. Terlebih dengan
nama-nama klub liga nasional yang menyandang nama kedaerahan, semakin
memupuk fanatisme kedaerahan tersebut.
Faktor
lain yang juga sering menjadi pemicu kericuhan adalah faktor wasit dan
aparat pertandingan. Antara ketidaktegasan atau pun ketidakadilan wasit
dan juga kurangnya penghormatan dari pemain terhadap wasit. Karena itu
sering sering kita temui wasit yang berlari menghindari kejaran pemain
yang marah. Hal ini mesti menjadi perhatian PSSI.
Satu
hal yang paling menyedihkan adalah, apakah ini merupakan cerminan
kekisruhan yang juga terjadi dalam kepengurusan PSSI? Mudah-mudahan
tidak ada suporter yang beralasan seperti ini. Kalau ini terjadi, jelas
ini merupakan tamparan keras bagi kepengurusan PSSI.
Belajar dari Pertandingan Persib vs PSMS Tahun 1985
Untuk
semua elemen persepakbolaan nasional, mulai dari pimpinan PSSI, klub,
hingga para suporter, mari menengok kembali dan belajar dari sportivitas
yang ditunjukkan oleh penonton pertarungan yang melegenda, yaitu Persib
vs PSMS Tahun 1986 yang berlangsung di Stadion Senayan (sekarang GBK).
Mereka tetap mampu menunjukkan sportivitas yang mengagumkan, bahkan di
tengah jumlah penonton yang berjubel dan mencatatkan rekor dengan jumlah
penonton sekitar 150.000 penonton, yang mayoritas pendukung Persib.
Final Kompetisi Divisi Utama Perserikatan tahun 1985 yang mempertemukan PSMS Medan versus
Persib Bandung tercatat sebagai pertandingan sepakbola paling fenomenal
dalam kancah sepakbola Indonesia. Ada dua indikasi yang memperkuat itu.
Pertama, menurut buku Asian Football Confederation
(AFC) terbitan 1987, pertandingan itu ditonton oleh sekitar 150.000
orang. Bobotoh Persib dan suporter PSMS membuat Senayan banjir manusia.
Spanduk “Kami Medan Bung” berkibar di seluruh penjuru stadion. Ini
merupakan pertandingan terbesar dalam sejarah sepakbola amatir di dunia.
Saat itu kompetisi perserikatan masih digolongkan ke dalam liga amatir
karena para pemainnya belum diikat kontrak yang jelas.
Kedua,
meskipun penontonnya demikian banyak, kedua suporter tak saling bentrok
sepanjang dan hingga usai pertandingan. Suporter PSMS Medan yang secara
geografis lebih jauh dari Jakarta dibanding Jawa Barat, saat itu
dikenal sebagai suporter fanatik yang santun. Bahkan, Mamek Sudiono,
salah seorang pilar PSMS Medan saat itu pernah menceritakan betapa
merindingnya dia memasuki Senayan ketika puluhan ribu suporter PSMS
meneriakkan koor horas berkali-kali.
Tak
terbantahkan lagi, laga final Kompetisi Perserikatan 1984-1985 antara
Persib dan PSMS Medan pada tanggal 24 Februari 1985 telah menciptakan
rekor jumlah penonton dalam pertandingan bola di negeri ini, yang belum
terpecahkan hingga kini. Dari kapasitas 120.000 penonton yang tersedia,
jumlah penonton yang hadir saat itu mencapai 150.000 yang mayoritas
pendukung Persib. Penonton meluber hingga pinggir lapangan, tetapi wasit
Djafar Umar mampu menyelesaikan tugasnya dan tidak terjadi kericuhan.
Pada laga tersebut PSMS menang 4-3 melalui drama adu penalti setelah
skor sama kuat 2-2. Pertandingan ini juga tercatat sebagai pertandingan
terbesar dalam sejarah pertandingan amatir di dunia.
Menarik, Menegangkan, Menguras Emosi, Namun Tetap Sportif
Pertandingan
itu sendiri menampilkan permainan yang berkualitas sekaligus menguras
emosi penonton, meskipun demikian semua pihak yang terlibat tetap
menjunjung tinggi sportivitas, sehingga tak terjadi kerusuhan. Ini juga
merupakan pertandingan yang sangat heroik dalam sejarah sepak bola
Indonesia. Pertandingan berjalan sangat ketat, saling mengejar
ketinggalan gol, hingga akhirnya diselesaikan melalui adu pinalti,
dengan skor akhir 4-3 untuk kemenangan tim PSMS. Hebatnya lagi meskipun
Persib sebagai ‘tuan rumah” menderita kekalahan, namun tidak terjadi
kerusuhan. Padahal pendukung Persib jelas mendominasi jumlah penonton
dibandingkan dengan pendukung PSMS. Sungguh ini merupakan cerminan
tingginya sportivitas yang sulit dijumpai pada pertandingan sepak bola
domestik masa kini.
Begitu
kuatnya aura laga Persib vs PSMS tersebut, justru melahirkan
persahabatan yang hangat antara Persib dan PSMS kala itu. Pemain-pemain
Persib diundang untuk memperkuat PSMS memenuhi undangan Singapura untuk
turnamen Piala Merlion. Dan Ajat Sudrajat, Kosasih, Robby Darwis,
Sukowiyono dan Iwan Sunarya beberapa minggu mencicipi latihan bersama
Ponirin dan kapten Sunardi A dkk di stadion Teladan, Medan. Penonton
Medan mengelu-ngelukan Ajat Sudrajat sebagai “Soetjipto Soentoro Baru”.
Ini Medan Bung, (AS).
Tuesday, April 24, 2012
Kantor Sekretariat SMeCK Hooligan Diserang Orang Tak Dikenal
Kantor Sekretariat SMeCK (Seporter Medan Cinta Kinantan) Hooligan, salah satu pendukung dari PSMS Medan Yang berada di Jln
Gedung Arca No 38B Kota Medan, Diserang oleh orang yang tidak dikenal, Selasa
(24/4) dini hari tadi. Akibat dari penyerangan itu sendiri , bagian depan kantor SMeCk Hooligan tersebut
hanya mengalami kerusakan ringan pada bangunanya. Beruntung tak sampai ada korban jiwa maupun yang terluka
atas peristiwa yang berlangsung ini.
Informasi yang diterima dari anggota SMeCK Hooligan sendiri, Meraka mengatakan
persistiwa penyerangan itu terjadi ketika beberapa orang anggota SMeCK yang
sedang duduk santai di sebuah cafe sebelah kantor sekertariat mereka. Tiba-tiba datanglah sekitar
sepuluh sepeda motor dari arah museum. Para pengendara sepeda motor itu
kemudian melakukan pelemparan ke arah kantor seketariat SMeCK Hooligan. "Kami tak tahu siapa mereka,"ucap seorang pengurus SMeCK
Ia juga mengatakan, setelah gerombolan bermotor itu melakukan pelemparan, para pelaku sendiri langsung lari ke arah Jln
Halat. Para pengurus SMeCK tidak mau menuduh pelemparan dari kelompok mana yang
melakukan aksi tak menyenangkan itu.
Subscribe to:
Posts (Atom)
























