Friday, March 11, 2016

Gunung Rakutak (1.921 Mdpl)


Gunung Rakutak ya? Yang jelas yang saya tau tentang gunung ini hanya dari Google, Kaskus dan Youporn...eh salah Youtube. Langsung aja ya, Pendakian ini dilakukan oleh sekelompok Siluman Laba laba berjumlah 6 Insan manusia berdosa. Perjalanan dimulai dari Tangerang, Tepatnya Pasar Induk Tanah Tinggi. Kenapa dari pasar induk Tanah Tinggi? ya karna pengen irit ongkos aja. Ga lama kok nyari truk sayur ke arah, wong udah ada channel yang nyari truk ke arah sana...hehehe.

Akhirnya Truk pun berangkat, hanya tidur yang bisa kami lakukan di dalam truk ini selama perjalanan. kamipun mulai terbangun karena truk berhenti, ternyata sang masinis supir truk tersebut membangungan kami dan menggatakan kalau mau ke arah majalaya turun disini. Jujur aja, saya kurang tau saat itu saya berhenti di daerah mana, karna baru kali ini saya menginjakan kaki di daratan itu. Setelah semua turun dari truk, kamipun melanjutkan perjalanan menuju majalaya dengan menggunakan sebuah angkot. hanya membutuhkan 15 menit perjalanan akhirnya kami sampai di terminal angkutan majalaya, di sini kami sempat menanyakan beberapa orang tentang rute ke Gunung Rakutak, tapi sayangnya banyak orang yang belum mengetahui tentang Gunung Rakutak.


Dari beberapa orang yang kami tanyakan, akhirnya ada orang yang mengetahui dan mengarahkan kami untuk menaiki angkutan menuju basecamp Gunung Rakutak. Dimajalaya ini kami menyempatkan untuk sarapan dan berbelanja cantik ala Syahrini buat perbekalan kami nanti selama di Rakutak. Setelah selesai sarapan dan berbelanja cantik, akhirnya kami menaiki sebuah angkot untuk menuju kaki Gunung Rakutak. Kamipun sampai di sebuah Pertigaan jalan dan sang supirpun menurunkan kami di pertigaan yang lagi lagi saya tidak mengetahui nama pertigaanya tersebut...hihihi

Setelah berjalan sejauh -+ 100 Meter melewati jembatan dari pertigaan tersebut, kami pun sampai di basecamp Himpala Rakutak. Tanpa pikir panjang, seseorang dari kami mengisi buku tamu pendakian Gunung Rakutak, dan sebagian besar dari kami melakukan ngopi-ngopi cantik ala mirna & jessica. Registrasi pun selesai, ngopi-ngopi cantik pun selesai kami melanjutkan perjalanan dengan di antar seorang anak kecil yang mengantarkan kami sampai batas desa. Oya, waktu saya dan gerombolan siluman laba-laba melakukan pendakian di sini, kami dikasih sebuah bibit yang nanti akan di tanami di pertengahan jalur pendakian.



Trek awal pendakian di awali dengan perkebunan bawang dengan trek yang masih landai, setelah melewati perkebunan warga kita akan masuk kawasan kebun kopi yang tidak terlalu besar. Setelah melewati perkebunan warga dan Kopi dilalui, kita akan masuk ke kawasan hutan bambu, dari sini perjalanan mulai sedikit terjal, Sampai nantinya kita akan menemui sebuah lapak pedagang kopi & gorengan. Dan di kawasan warung ini pula kita diwajibkan menaruh bibit yang di kasih di basecamp tersebut untuk di tanam kembali. Dari sini trek pendakian semakin terjal dan klo ga salah trek seperti ini akan kita lalui hingga ke Puncak Gunung Rakutak. sebelum sampai di puncak, kita akan melangkahkan kaki kita di daerah punggungan bukit, atau biasanya di sebut orang jembatan Shiratal Mustaqim. Mungkin orang menamai itu karna kita harus melalui punggungan bukit yang memiliki jalur sempit dengan pemandangan kanan-kirinya jurang. Dari Jembatan Shiratal Mustaqim ini, puncak gunung rakutak sudah terlihat, dan pemandanganya sendiri cukup bagus sejauh mata memandang.

Di puncak gunung ini pun kita bisa mendirikan beberapa tenda, buat kalian yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Danau Ciharus, kalian wajib melanjutkan perjalanan ke arah atas, dan trek menuju Danau Ciharus masih dihiasin penggungan bukit dengan background kanan-kiri jurang. Perjalanan dari puncak Gunung Rakutak menuju danau Ciharus pun cukup panjang. Setelah perjalanan panjang dari puncak tersebut, kita akan sampai di pertigaan yang ke kiri menuju ke bawah, sedangkan ke kanan menuju Danau Ciharus. Trek menuju Danau Ciharuspun semakin beragam, karna kita akan berjalan melawan arus sungai dan sesekali melimpir menanjak ke atas. Perjalanan pendakian Gunung Rakutak dan Danau Ciharus ini menawarkan pengalaman baru buat saya. karna beragamnya trek pendakian dan panjangnya perjalanan selama kita melakukan perjalanan tersebut. bahkan saya melakukan pendakian ini selama 3 hari 2 malam untuk akhirnya sampai di kawasan wisata Derajat Pass (Garut).


.

Gunung Ungaran (2.050 Mdpl)


Gunung Ungarang sendiri berada di daerah admistrasi Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Untuk sampai di Gunung tersebut cukup mudah hanya dengan menaiki bis jurusan Jakarta-Solo atau Semarang-Solo, dan turun tepat di depan Pom Bensin dan melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkot menuju Pasar Jimbaran. Sesampainya di Pasar Jimbaran, Kalian bisa nyarter angkot atau ojek sesuai selera kalian masing-masing hingga ke Pos Pendakian Mawar.

Untuk Memulai start pendakian dari Pos Mawar ke Pos I lumayan landai, berjalan melewatin deretan hutan pinus hingga ke Pos I. Jarak pendakian dari Basecamp Mawar ke Pos I tidak terlalu lama, sekitar 30 Menitan. Dari Pos I ke Pos II juga treknya hampir sama dengan dari Basecamp Mawar ke Pos I, masih di hiasin hutan pinus dan Pemandangan landscape Kabupaten Semarang. Setelah melewati Pos II ita akan sampai pada sungai kecil, di sini kita bisa mengisi perbekalan air terakhir. Air mengalir disini yang cukup jernih, cocok dijadikan untuk perbekalan minum selama pendakian kalian nanti.

Sesudah melewati Aliran Sungai kecil, kita akan dihadapkan dengan trek perkebunan teh. Di perkebunan teh ini treknya cukup di bilang landai dan panjang. Diperkebunan teh ini pula kita akan di pertemukan  dengan jalur pendakian Gunung Ungaran dari Promasan, setelah sampai di pertigaan jalur, kita melanjutkan pendakian ke arah atas, dengan medan pepohonan yang sempat terbakar di tahun 2015 kemarin. Dari sini trek pendakian sudah mulai terjal dan cukup panjang. setelah berjalan beberapa jam, kita akan dipertemukan dengan dataran bukit (Biasanya dipakai pendakian untuk ngecamp). Di dataran ini biasanya para pendaki bermalam sambil melanjutkan perjalananya esok pagi. Di sini pemandangan Kabupaten Semarang terlihat sangat jelas (Terbuka, sejauh mata memandang), dan untuk ke puncak masih membutukan 2 s/d 3 jam pendakian.

Jalur untuk ke puncak semakin terjal, sama seperti pada umumnya gunung-gunung yang ada. sesampainya di puncak kita akan di suguhkan beberapa Tugu Trigulasi Puncak buatan para TNI. Di puncak gunung ungaran ini pemandangan semakin terlihat jelas, bahkan kalau cuaca lagi bagus kita dapat melihata beberapa gunung yang ada di dataran Jawa Tengah


Friday, March 4, 2016

Gunung Kerinci (3.805 Mdpl)


Pendakian ini bermula dari cita-cita saya (sepen samit indonesia), dengan plan yang panjang akhirnya pendakian (3 Orang) ini sukses dengan catatan berantakan. kenapa dibilang berantakan, karna perjalanan tidak sesuai dengan harapan. Kenapa ga sesuai dengan harapan? karna di waktu keberangkatan kami tertinggalan pesawat, alhasil harus beli tiket keberangkatan kembali pada esok harinya (Ampun Pemerintah...!). Cukup sampai di situ? ternyata belum! karna rencana kami berangkat bareng-bareng dengan rombongan jakarta lainya harus buyar, dan konsekuensinya kami bertiga harus nyarter mobil dari Bandara Minangkabau - Padang - Kerinci. Apesnya lagi sesampainya di padang, tidak ada travel yang berangkat ke kerinci jam 12an siang, kalaupun ada jam 6 sore. kamipun melanjutkan keliling2 kecil kota padang mencari travel ke kerinci yang berangkat siang hari, jebret...ternyata dari beberapa travel yang di tanyai tidak ada satupun yang berangkat pada siang hari. kamipun melanjutkan perjalanan, di tengah2 perjalanan mobil carteran kami di stop seseorang pengendara motor, hatipun dag..dig..dug..der..daia sambil berharap bukan genk motor yang menstop kami, akhirnya mobil sewaan kami menepi, dan sang supirpun turun dari mobilnya, lalu berbincang2 cantik dengan pengendara motor tersebut. Tak dinyana tak dikira, si pengendara motor tersebut bukanlah genk motor, melainkan calo agen travel. Sang calo menawarkan kepada kami kalau ingin melanjutkan perjalanan ke kerinci siang ini juga, maka kami harus membayar 4 kursi (130K/Sit) agar mobil travel tersebut mau jalan. Di sini kami sempat melakukan lobi-lobi kecil diantara peserta siluman laba-laba, lobi-lobi kecilpun berjalan alot (karna berhubungan dengan piti/hepeng/money), Votingpun selesai, kamipun sepakat untuk meng-iyakan tawaran calo tersebut.

Perjalanan kami lanjutkan dengan berpindah kendaraan, Sepanjang perjalanan Padang-Kerinci kami di suguhkan pemandangan yang Ruarrr Biasaaa nya pemandangan alam Sumatra Barat (Pegunungan, Danau & Rumah Adat Minangkabau). Oya, jarak tempuh Padang-Kerinci biasa dilalui dengan kendaraan selama 7 jam perjalanan. Sepanjang perjalananpun hanya kami isi dengan canda gurau ala-ala ABG labil yang sedang Baper perasaanya...hihihi! setelah menempuh 7 jam perjalanan, akhirnya kami sampai di Tugu Macan (Tempat biasa pendaki bernarsis2 ria). kamipun turun dari kendaraan travel itu (Mobil AVP), setelah2 barang2 diturunkan, sang supir menawarkan saya ke toko minumam keras (Batu, Makadam, Besi, Papan DLL) untuk perbekalan selama di atas. Tanpa diskusi panjang dengan peserta siluman laba2, sayapun meng-iyakan tawaran tersebut (Lumayan Dapet ** Donald). Sekedar pemberitahuan aja, jangan pernah tanya2 tentang anggur apapun itu di daerah kerinci ini, karna harga anggur di kerinci jauh lebih mahal dari pada di Pulau Jawa (dari harga 80K/Botol s/d 120K/Botol).

Setelah membeli minuman yang katanya keras, kamipun pamit dengan sopir travel tersebut. Setelah selesai pamit, ditengah2 obrolan si supir travel tersebut bertemu teman lamanya se'ongok Polisi. mereka berbincang2 cantik ala Jessica & Mirna. Perbincangan merekapun selesai, dan sang masinis travel tersebut menawarkan kami tumpangan ke basecamp dengan di antar temanya yang seorang ACAB. Tawaran masinis travel tersebut kami iya-kan kembali, lumayan dapet tumpangan dari pada lumanyun. Akhirnya kami sampai di basecamp Kerinci dan menginap semalam, dengan planing ke-esokan harinya kami melanjutkan pendakian. Di dalam basecamp ternyata sudah ada rombongan dari Jakarta, Bandung, Surabaya & Bengkulu.

Pagipun tiba, Semua pendaki yang menginap di basecamp semalam ternyata memiliki rencana sama seperti kami (Melakukan pendakian pada pagi ini). Setelah Packing selesai, kami semua pendaki yang ada di basecamp di arahkan menaiki mobil double cabin untuk di antar ke pos pendaftaraan & Pintu Rimba. Sepanjang perjalanan Basecamp ke Pintu Rimba kami di suguhkan pemandangan gagahnya Gunung Kerinci, Hamparan Perkebunan Teh, Gunung Tujuh & Perbukitan yang ada di sekitar Kabupaten Sungai Penuh. Setelah 10 menit perjalanan menggunakan Truck Double Cab akhirnya kami semua sampai di batas jalan antara jalan beraspal dan jalan setapak.

Trek awal dari pintu rimba ke Pos I masih dibilang cukup landai (Standar awal pendakian gunung2 pada umumnya), dari pos I ke pos II juga bisa dibilang landai. Tantangan dimulai dari pos II ke Pos Pondok Panorama, karna trek sudah mulai mendaki alias menanjak alias mengetril alias mencuram. Sesampainya di Pondok Panorama, Trek menuju shelter I sudah seperti gunung2 yang ada (Menanjak), di shelter 1 ini kita bisa mengisi air dari Toran. Hampir di setiap Pos atau Sehlter di Gunung Kerinci ini terdapat mata air, aliran sungai atau air penampungan Toran. Kembali ke Tengtop, eh laptop maksutnya.Trek dari shelter I ke Shelter II bisa dibilang tantangan sesunguhnya, karna bisa dibilang trek dengan langkah besar.

Dari Shelter II ke Shelter III makin liar, biasanya orang bilang trek seperti ini disebut dengkul ketemu kepala. Sesampainya di shelter III treknya hampir mirip seperti mau ke Puncak Gunung Slamet (Tanpa Pepohonan & Batu2an labil kecil/besar). Tapi kalau udah sesampainya di puncak, semua yang namanya lelah, lemah, letih & lesu pasti ilang dengan sendirinya. Apalagi kita dihadapkan dengan hamparan pemandangan Danau Gunung Tujuh, Danau Bawah dan jajaran Perbukitan yang ada di sekitar Kabupaten Sungai penuh DLL.


*Ket : 
- Cp Basecamp Gunung Kerinci : Lefi (082378201063)
- Cp Travel Padang - Kerinci/Jambi - Kerinci : Padil (085369423200)






Tuesday, March 1, 2016

Anggur Buah Cap Rajawali


Anggur Buah Cap Rajawali adalah minuman beralkhol bergolongan B, sangat cocok bagi para peminum anggur tongkrongan, terutama yang bergolongan darah B, beberapa tahun silam minuman ini sempat berharga Rp. 6000,- tapi karena era teknologi 4G & Smartphone yang semakin canggih, Otomatis semua harga apapun itu akan menjadi meningkatt. Hingga kini Anggur Rajawali masih mempunyai harga yang stabil dengan nominal Rp. 25.000, 27.000 & 28.000. Kalau sekarang ini sih 28.000 bukan apa apa jika dibandingkan dengan khasiat dan efeknya yang juga stabil bagi para penikmatnya.

Bilamana tongkrongan lagi kere dan bokek tidak sanggup membeli Anggur merah dengan harga selisih Rp.10.000-an karena berbagai macam alasan, maka Anggur Rajawali ini bisa membuat happy hour tongkrongan. Apabila satu botol hasil kolekan kere habis dan tongkrongan masih terasa kentang (kena tanggung) maka para anggota tongkrongan tersebut (termasuk setan anggur) alhasil wajib kolekan berikutnya dengan diawali goceng pertama, dua ribu, atau seribu!

Sambil iseng iseng bikin artikel ttang anggur item ini, saya menyempatkan bertanya pada tante wiki tentang intisari (cap orang utan), eh yang keluar malah nama majalah bulanan yang berasal dari Indonesia yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1963 dan diterbitkan oleh PT Gramedia Majalah, ya kalau ga percaya coba saja cek sendiri sana ke Wikipedia. Pasti Tulisan tersebut ditulis karena efek Anggur Gingseng dengan image pria perkasa yang mengangkat sebuah bola dengan teplokan dua buah macan yang saya ga tau artinya apaan juga? Diakhir kalimat saya sebagai manusia berdosa "Ini minuman alkohol lokal paling kece se-Nusantara Bro, Selalu membikin hepy tongkrongan dimanapun dan kapanpun!.

Yang terpenting tetap support local drink and responbility karena kita bukan penjahat mabuk...cheeeerrrss

Sedikit deskripsi Tentang Anggur Buah Cap Rajawali :

Minuman Beralkohol Golongan B (Mengandung Alkohol Kaca (275 ml, 620 ml)

Merk: RAJAWALI
Kemasan: Kaca (275 ml, 620 ml)
Nomor registrasi: MD 169409120038 Tanggal: 02-02-2012
Nama perusahaan: PT. JAKARTA INDONESIA MAKMUR, JAKARTA DKI JAKARTA

Anggur Buah (Mengandung Alkohol 15% v/v) Kaca (620 ml) Produk: Anggur Buah (Mengandung Alkohol 15% v/v)

Merk: RAJAWALI
Kemasan: Kaca (620 ml)
Nomor registrasi: MD 100409118038 Tanggal: 28-06-2011
Nama perusahaan: PT. JAKARTA INDONESIA MAKMUR, JAKARTA DKI JAKARTA
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...