Tuesday, July 7, 2015

Paypal


Apa itu PayPal? PayPal adalah alat untuk bertransaksi secara online yang paling digemari dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Sebagai alat pembayaran online dan sebagai alat penerimaan uang online yang paling populer di internet, PayPal memberikan keamanan dan kemudahan untuk bertransaksi melalui internet.

Mengapa aman? Karena seperti yang kita ketahui, kartu kredit dengan logonya masing-masing merupakan alat pembayaran yang bisa digunakan dimana-mana, di seluruh dunia, dan begitu pula bisa digunakan di Internet, dan anda bisa melakukan pembayaran untuk membeli produk atau service di internet dengan mengunakan kartu kredit tersebut. Dan seperti yang kita ketahui data kartu kredit tersebut sangat penting dan rahasia, maka bila anda menggunakan kartu kredit untuk pembayaran online pada banyak website tersebut untuk menyelesaikan proses transaksi anda. Hal tersebut aman, selama anda melakukan pembayaran melalui website yang benar dan aman (Secure), dan bila pada website yang tidak benar, maka kartu kredit anda mungkin bisa di curi atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan menggunakan PayPal, anda dapat memecahkan permasalahan tersebut. Anda cukup memasukan data kartu kredit anda pada account PayPal, dan menggunakan PayPal sebagai alat untuk bertransaksi dengan orang lain di Internet, sehingga data kartu kredit anda tidak perlu anda isikan pada masing-masing website setiap kali anda bertransaksi. Anda cukup menggunakan account PayPal anda yaitu alamat email anda yang akan digunakan sebagai account PayPal anda. Sehingga setiap kali anda akan melakukan transaksi yang disharingkan dengan merchant website penjual yang menerima pembayaran melalui PayPal adalah alamat email anda sebagai account PayPal anda, data kartu kredit anda tidak disharingkan, aman tersimpan di PayPal, dan hanya anda yang menggetahui password login account PayPal anda.

Dan PayPal selain digunnakan untuk bertransaksi melalui Internet, dapat pula anda gunakan pada website anda untuk menerima pembayaran dari costumer anda bila anda menjual produk melalui internet. costumer anda tersebut dapat melakukan pembayaran melalui account PayPal miliknya maupun bisa menggunakan Kartu Kredit pada website anda.

Dengan dibukanya akses PayPal bagi pemasar Internet (Internet Marketing) di Indonesia, akan memudahkan anda untuk mendapatkan penghasilan melalui internet baik dari hasil penjualan produk anda sendiri maupun hasil komisi affiliate (afiliasi) anda. Komisi affiliate adalah komisi yang didapat dari hasil penjualan produk orang lain melalui referensi anda, dimana anda terdatar sebagai affiliate  dari suata program affiliate yang diselengarakan oleh website penjualan produk dan penjualan produk tersebut menggunakan PayPal untuk membayar komisi anda. Dan anda juga bisa menjual produk anda melalui Ebay.com, situs lelang terbesar di dunia, karena di ebay.com, PayPal adalah alat pembayaran utaman yang digunakan, sehingga sekarang pun anda sudah bisa menjual produk anda di Ebay.com.

Karena itu, mari manfaatkan PayPal untuk mendapatkan penghasilan melalui internet dan juga untuk bertransaksi dengan aman dan mudah melalui internet. Selamat mencoba PayPal dan berbisnis online (BO) atau kerja online.

  • Untuk mendaftar di PayPal, Silakan klik link di sebelah >>> Daftar PayPal

Saturday, July 4, 2015

Gunung Burangrang (2.064 Mdpl)



Gunung Burangrang merupakan salah satu susunan meningginya permukaan tanah dari jutaan tahun lalu, Burangrang dikatakan pegunungan karena bukanlah gunung api. karena gunung api kecenderungan muncul secara tunggal rangkaian lainnya. tapi biar mudah nulisnya ya saya gunakan istilah gunung yak untuk pegunungan burangrang oke. hehe.

Gunung Burangrang adalah salah satu gunung yang terletak di daerah Jawa Barat, dengan ketinggian puncak 2064 Mdpl. Gunung ini dapat dikatakan sebagai pasak pemisah dua kabupaten di Jawa barat yaitu sebelah Selatan Kab. Bandung Barat dan sebelah Utara Kabupaten Purwakarta.
Nah pendakian ini didasari dengan tujuan refreshing saja, ga ada tujuan khusus lainya loh, jadi tidak mempergunakan prisip persiapan yang bener, hehe.  yang pada akhirnya pendakian ini diikuti oleh 6 orang.

selanjutnya kami melakukan perjalanan singkat sekitar 30 mnit ke daerah pemukiman warga. dan kami pun disarankan untuk menyimpan /mengambil persedian air seperlunya dan secukupnya. karena Gunung Burangrang adalah Pegunungan yang tidak memiliki sumber air. sehingga bagi yang ingin mendaki harus mempersiapkan persediaan air yang cukup, sedikit gambaran aja ni ya, saya sendiri membawa 3000 Ml air mineral aja masih kurang loh dengan komposisi kemasan 1500Ml x 2.


setelah melalui pemukiman kami memasuki kawasan kuburan warga dan perkebunan dan keluar langsung di punggungan gunung burangrang dan disepanjang jalan hingga puncak kami hanya melalui jalan setapak yang memiliki lebar 1-3 meter karena selebih itu kanan kiri kami adalah jurang/tebing denga kedalaman 15-50 meter. selama perjalanan, jalur yang kami lalui cukup terjal dan kecil jadi dibutuhkan konsentrasi yang tinggi terutama saat melakukan perjalanan malam. jalan pun menjadi licin akibat pasir yang ada. selama perjalanan di kawasan burangrang saat pendakian malam, perlu diperhatikan adalah jam malam, karena semakin menjelang pukul 03.00 suhu semakin drastis turun.

Akhirnya kami tiba di puncak burangrang  dan penulispun merasa cukup kedinginan yang berpengaruh kepada tenaga dan stamina tubuh karena dinginnya udara dan pakaian yang basah dengan keringat menjadikan dingin yang cukup dapat terkena gejala Hyphotermia awal. dan setelah tiba di puncak Burangrang , kita kan menjumpai Tugu ketinggian dan tugu perbatasan 2 kabupaten dan luas puncak hanya sekitar 4-5 meter persegi dan dikelilingi dengan jurang yang  dalam.
Nah ada beberapa CATATAN penting bagi calon pendaki Gunung Burangrang, adalah:

  1. waktu pendakian, kalo malam kalian akan dihadapkan dengan suhu yang dingin menusuk kulit dan penglihatan/sumber cahaya yang kurang, jadi harus konsentrasi dan pergunakan semua pancaindera sebagai keseimbangan tubuh saat perjalanan. kalo siang kalian akan menghadapi keadaan yang sangat panas ketika mencapai puncak sekitar pukul 12.00-14.00 tanpa tempat berteduh seperti pohon.
  2. pada saat musim kemarau, jalur akan cenderung licin berpasir dan saat musim penghujan licin basah, jadi pergunakanlah sepatu yang nyaman dikaki dengan pola sol yang dapat menancap dijalur seperti itu.
  3.  jalur yang ditempuh cenderung 1-2 meter saja dengan kanan kiri jurang, jadi buatlah 1 barisan dan tetap kontrol seluruh anggota pendakian, jangan ragu untuk mengatakan masalah seperti kelelahan dan ingin istirahat, dan lecet. karena akan berdampak fatal bila dibiarkan. sehingga peranan pemimpin kelompok dan sweeper tengah dan belakang sangatlah penting.
  4.  diperlukan persedian air yang cukup tapi tidak berlebihan, karena air sangat penting untuk menjaga stamina dan tenaga kita. ingat 2,5Ltr saja buat saya tidak cukup.
  5.  tetaplah berpikir positif dan semangat serta kekompakan tim.
Nah kita lanjut ya… kami mendirikan tenda di seberang Puncak Gunung Burangrang. Api unggun dan air hangat sangatlah penting di setiap pendakian, karena tubuh kita memerlukan kehangatan, oke:- )





Gunung Papandayan (1.329 Mdpl)


Pada kesempatan kali keberapa ini, kami berkesempatan menyambangi salah satu gunung yang terletak di garut. Tiba di terminal Garut ini kondisi fisik yang sangat ngantuk, kami harus mengeluarkan  keril kami yang sangat berat (tapi gak seberat beban hidup) untuk kemudian memindahkan nya ke angkot yang akan kami tumpaki hingga cisurupan.



Cisurupan adalah awal sebuah titik singgah ketiga kami dimana kami akan ber-istirahat, dilanjutkan mengisi perut. Kegiatan berikutnya di pagi yang dari tempat kita sangat jelas terlihat gunung cikuray yang bentuknya kerucut (lupa rumus volume kerucut apaan) kita harus mengisi logistik pendakian yang ternyata di pagi buta itu sudah nampak alfamart yang membuka diri nya pada pukul 6 pagi. setelah melengkapi logistik, kami bergegas menumpaki kendaraan berikutnya yakni se onggok pick up terbuka kapasitas 15 orang. Perjalanan pagi yang penuh dingin dan cahaya matahari perlahan menyongsong kegelapan yang sebelumnya ada di depan kami, sekarang berganti terang. Seiring itu, semangat pun semakin meningkat. Papandayan, kami padamu.



Camp david dimana tempat yang dulu itu masih keren banget karena ada warung warung yang tertata rapih membentuk segi empat sebelum jalur pendakian papandayan dimulai. Nyatanya sekarang tempat itu berubah, warung warung tersebut terkena dampak konflik yang harus merelakan dirinya terbakar api dan yang tersisa hanya tulang belulang berwarna hitam dari warung tersebut. well, apapun yang terjadi dengan camp david, kami memulai pendakian dari sini.


lepas beberapa saat dari camp david kami harus merasakan tajamnya bebatuan yang menjadi trek pertama kami, kemudian dilanjutkan dengan keindahan panorama bekas jalanan lava papandayan, dan nampak masih ada semburan semburan gas kecil di sini. Setelah berjalan beberapa lama, kita akan sampai di Pondok Salada. Tempat yang mungkin banyak cinta bersemi di dalamnya. Iya, karena camp itu rame pake banget, gak nahan. Disini kamu bisa nyari spot spot buat menancapkan tenda kamu, sebisa mungkin dekat dengan sumber air (biar kamu bisa bilang sumber air sudekat). dimari, kamu gak usah khawatir gak nemu kafece atau donkin, dimari ada warung maz, mba, ada pedagang cilok pula, doi merupakan pedagang cilok ter enak di dunia. Warung warung disana ada 6 biji, yang di tiap warung berisikan popmie, gorengan, rokok dan air minum. Pendakian ini semakin rasa rasa camping ceria ala anak sma yang lagi pramuka pramuka an. 



Hutan mati, kamu bakal takjub se takjub nya kalau memasuki area ini. gimana kagak, kamu bakal memasuki area dimana kayuk kayu yang sudah terbakar habis itu, dan sudah gosong, nyatanya mereka tetep kokoh berdiri disana, entah apa yang terjadi sama mereka. tempat ini cocok buat kamu kamu yang mau foto pre wedding . . .sama mantan kamu. Tegal Alun, oyah tadi pas ke hutan mati kita maen nya di pagi hari yah di hari minggu nya, nah selang beberapa menit kita menikmati sunrise di hutan mati, kita beranjak ke atas, menapaki sejengkal jalan jalan yang kali ini kita ngambil trek yang paling susah dengan kemiringan mencapai 74,33 derajat celcius. well, trek ini disambut gembira oleh teman teman yang lain, nampak senyum yang mengkerut sepanjang perjalanan menandakan kebahagiaan mereka, sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan. 

selang beberapa menit perjalanan, tibalah kami memasuki area ladang edelweis, yang kami kira tadinya itu yang disebut tegal alun, ternyata . .benar itu tegal alun :)) sumringah beriring kebanggaan merembet di detuk jantung kami dan aliran darah ini. nampak tempat itu sangat super mengesankan dibanding kan tempat dimana kamu diputusin mantan, tempat ini better. kamu bisa poto poto ala ala anak instagram dan pake tulisan tulisan pesan pesan gitu, oyah ada beberapa pesan tulisan yang bisa kamu buat dimari diantaranya : “kita temenan ajah yah” ; “coba kamu ikut” ; “kamu pembohong” “kamu penjahat” “kamu tega sama aku” “kamu manusia paling kejam” – loh lama lama curhad ini sih, 
 
well, tegal alun menjadi bagian terakhir perjalanan wisata kami di papandayan, kami senang akan semua hal tersebut. perjalanan kami masih akan sangat panjang, masih banyak gunung gunung yang akan kami daki, masih banyak perairan perairan yang akan kami selami, karena kami







Gunung Salak (2.211 Mdpl)


Bagi Anda pendaki gunung atau pencita alam, Gunung Salak mungkin bisa menjadi daya tarik utama kunjungan Anda di daerah Kabupaten Bogor. Terbentuk di atas endapan batuan hasil kegiatan pra-Gunung Salak, gunung ini berbentuk perbukitan tua yang menyebar dan terpisah, seperti Gunung Peuteuy, Gunung Menir, Gunung Menyan dan Gunung Cileueur. Bukit-bukit tersebut terletak di sebelah utara dan barat laut, dan terdiri dari lava andesit, breksi tuf, dan lava kaca. Di sebelah barat komposisinya terdiri dari lava basaltik berwarna hitam gelap; sedangkan singkapan yang baik terdapat pada aliran Cikuluwung dan Cisalada di bagian hulu; pada dasar dan tepi sungai singkapan berupa lava berstruktur kekar lempeng; dan di bagian hulu singkapannya, berupa breksi lava.


Beberapa ahli mengatakan bahwa Gunung Salak termasuk gunung api tipe B karena gunung tersebut berada dalam tingkat solfatara. Gunung Salak pernah meletus setelah tahun 1600 dan letusan terakhir terjadi pada tahun 1983, sekalipun hanya berupa letusan preatik di kawah Cikaluwuung Putri.
Selain bentukan geologisnya yang menarik, Gunung Salak juga menawarkan bentangan alam yang asri, lengkap dengan cerita dan mitos metafisikanya yang sangat kental, menjadikan gunung ini masih tetap alami serta terselubung oleh kabut misteri yang kuat dan belum terpecahkan sampai saat sekarang.

Sama seperti gunung-gunung tropis di Indonesia pada umumnya, di Gunung Salak juga biasanya berkabut di kala pagi, berawan saat siang, dan sore bisa hujan. Terus begitu sepanjang tahun. Hingga tak heran Gunung ini di kelilingi oleh hutan tropis yang lebat. Secara administratif gunung salak termasuk kedalam Kawasan Taman Nasional  Gunung Halimun Salak (TNGHS), dengan keberadaan beberapa jenis fauna penting yang dilindungi di sini seperti elang jawa, macan tutul jawa, owa jawa, surili dan lain-lain. Gunung Salak sangat dikenal sebagai destinasi wisata pendakian oleh para wisatawan pencinta alam, dikarenakan karakteristiknya yang unik dan alam tropis  yang masih terjaga dengan baik. Gunung Salak lebih populer sebagai ajang tempat pendidikan bagi klub-klub pecinta alam, terutama sekali daerah punggungan Salak II. Ini dikarenakan medan hutannya yang rapat dan juga jarang pendaki yang mengunjungi gunung ini. Juga memiliki jalur yang cukup sulit bagi para pendaki pemula dikarenakan jalur yang dilewati jarang kita temukan cadangan air kecuali di Pos I jalur pendakian Kawah Ratu, beruntung di puncak Gunung ( 2211 Mdpl ) ditemukan kubangan mata air.


Meskipun gunung salak tergolong sebagai gunung yang rendah, akan tetapi memiliki keunikan tersendiri baik karakteristik hutannya maupun medannya. Gunung Salak dapat didaki dari beberapa jalur, yakni jalur Wana Wisata Cangkuang Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi,
Wana Wisata Curug Pilung, Cimelati, Pasir Rengit, dan Ciawi. Dan Puncak yang paling sering didaki para Pendaki adalah puncak Salak I dan Puncak Salak II. Jalur yang paling ramai adalah melalui Curug Nangka, di sebelah utara gunung. Melalui jalur ini, orang akan sampai pada puncak Salak II.

Puncak Salak I biasanya didaki dari arah timur, yakni Cimelati dekat Cicurug. Salak I bisa juga dicapai dari Salak II, dan dengan banyak kesulitan, dari Sukamantri, Ciapus.
Jalur lain adalah ‘jalan belakang’ lewat Cidahu, Sukabumi, atau dari Kawah Ratu dekat Gunung Bunder. Belum lagi jalur-jalur tidak resmi yang dibuka para pendaki ataupun masyarakat sekitar. Banyak jalur yang tak resmi inilah yang membuat beberapa pendaki tersesat dan tidak diketahui rimbanya



Koordinat : 6 25′ 26″ S, 106 33′ 21″ E


MENUJU LOKASI GUNUNG SALAK
Arah: 35 km dari Kota Bogor, dapat ditempuh dalam 1 jam dengan kendaraan melalui jalan melalui dua jalur, yaitu Desa Cibatok, Kecamatan Cibungbulang, dan Desa Cikampak, Kecamatan Ciampea.

Gunung Pangranggo (3.019 Mdpl)


Gunung Pangrango merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung Pangrango mempunyai ketinggian setinggi 3,019 meter. Puncaknya dinamakan Mandalawangi.
Gunung Pangrango juga merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Barat setelah Gunung Ciremai, dan berada di dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango, tepatnya terletak persis bersebelahan dengan Gunung Gede. untuk mendaki Gunung Pangrango hanya dapat di tempuh melalui jalur cibodas.

 Jalur Cibodas 

Perjalanan di mulai dari sebuah pintu gerbang Kebun Raya Cibodas, dengan mengikuti jalan di samping lapangan golf, dan kemudian kita berbelok ke kiri, sedikit mendaki dan menjumpai kantor resort TNGP Cibodas, yang merupakan gerbang pendakian TNGP. Kemudian kita mengikuti jalan setapak yang sudah terlihat jelas, dan sepanjang jalan sudah dipenuhin pal Kilometer yang memudahkan perjalanan. Kita menuju kandang badak dan melalui hutan Tropika. kira-kira 1,5 jam perjalanan dari gerbang pendakian, kita akan menjumpai sebuah danau kecil yang dinamakan Telaga Biru. setelah berjalan beberapa lama kita akan sampai di pertigaan yang dinamakan Panyacangan Kuda, berjalan kira 10 menit dari Panyacangan Kuda ke arah kanan, akan kita jumpai air terjun cibereum. Air terjun Cibereum terdiri dari Curug Cidendeng, Curug Cikundul dan Curug Ciwalen.

Setelah kita berjalan melewati Batu Kukus, kita akan menjumpai Air Panas yang berasal dari sumber dekat kawah Gunung gede, Dimana suhu air tersebut dapat mencapai 50 derajat celcius. Setelah melewati air panas kita akan sampai di Kandang Batu atau lebak Saat. Setelah 3 s/d 4 jam perjalanan kita akan sampai d Kandang Badak. Di kandang Badak juga terdapat mata air yang dapat digunakan untuk masak.Setelah berjalan sebentar meninggalkan kandang badak, kita akan menjumpai persimpangan Ke kiri (Puncak Gunung Gede) dan Ke kanan (Puncak Gunung Pangranggo). Untuk ke Puncak gunung pangranggo sendiri kita ambil jalan ke kanan di pertigaan tersebut.

Puncak Pangranggo terletak dalam hutan berlumut, Jadi kita tidak bisa melihat pemandangan yang menarik, tetapi jika turun sedikit ke arah barat terdapat hamparan Bunga Edelweis Jawa yang indah di area seluas 5 Ha, Yang biasa disebut Alun-Alun Mandalawangi.

Gunung Gede (2.958 Mdpl)


Gunung Gede terletak di Jawa Barat, Dan di dalam pengelolahan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGP), Yang di dirikan tanggal 6 Maret 1980. Berwisata ke Taman Nasional Gede - Pangrango ini merupakan wisata alam yang sangat menyenangkan. Selain wisata pendakian, kita bisa menjumpai banyak air terjun, hutan alam, kawah berapi, padang bunga eidelweis jawa, taman bunga cibodas, sumber air panas dan wisata pengamatan burung. Di dalam kawasan TNGP dijumpai tak kurang 300 lebih jenis burung yang ada di pulau Jawa. Gunung Gede termasuk gunung yang sering di daki, karena transportasinya mudah serta dekat dengan Jakarta dan Bandung.

Jalur Cibodas 

Perjalanan di mulai dari sebuah pintu gerbang Kebun Raya Cibodas, dengan mengikuti jalan di samping lapangan golf, dan kemudian kita berbelok ke kiri, sedikit mendaki dan menjumpai kantor resort TNGP Cibodas, yang merupakan gerbang pendakian TNGP. Kemudian kita mengikuti jalan setapak yang sudah terlihat jelas, dan sepanjang jalan sudah dipenuhin pal Kilometer yang memudahkan perjalanan. Kita menuju kandang badak dan melalui hutan Tropika. kira-kira 1,5 jam perjalanan dari gerbang pendakian, kita akan menjumpai sebuah danau kecil yang dinamakan Telaga Biru. setelah berjalan beberapa lama kita akan sampai di pertigaan yang dinamakan Panyacangan Kuda, berjalan kira 10 menit dari Panyacangan Kuda ke arah kanan, akan kita jumpai air terjun cibereum. Air terjun Cibereum terdiri dari Curug Cidendeng, Curug Cikundul dan Curug Ciwalen.



Setelah kita berjalan melewati Batu Kukus, kita akan menjumpai Air Panas yang berasal dari sumber dekat kawah Gunung gede, Dimana suhu air tersebut dapat mencapai 50 derajat celcius. Setelah melewati air panas kita akan sampai di Kandang Batu atau lebak Saat. Setelah 3 s/d 4 jam perjalanan kita akan sampai d Kandang Badak. Di kandang Badak juga terdapat mata air yang dapat digunakan untuk masak. Dalam perjalanan ke Gunung Gede dari kandang Badak kita akan menjumpai persimpangan ke kiri menuju kawah Gunung Gede. kawah Lanang akan kita jumpai disisi kiri jalan setapak, Sementara Kawah Ratu dan Kawah Wadon di sebelah Kanan. Disekitar kawah ini akan kita jumpai Bunga Edelweis Jawa dan juga burung Rajawali Jawa (Spizaetus bartelisi) yang terbang melintasi kawah.


Dari Puncak Gunung Gede bila turun kearah tenggara (kira-kira 1 jam perjalanan), kita akan menjumpai dataran seluas 50 Ha yang terletak diantara Gunung Gede dan gunung Gemuruh, yang sebagian besar dataran ini ditutupi oleh Bunga Edelweis Jawa. tempat ini dinamakan Alun-Alun Surya Kencana. Tempat ini sangat disukai oleh para pendaki sebagai tempat berkemah. dari Alun-Alun surya Kencana kita dapat meneruskan perjalanan turun kearah kiri (Utara) menuju Pos Gunung Putri atau arah ke kanan (Selatan) menuju Salabintana Sukabumi.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...