Sunday, March 4, 2012

Sayonara AVB


Didapuk menukangi Chelsea pada 22 Juni 2011 lalu, Andre Villas-Boas sudah dilengserkan pada 4 Maret 2012. Ia pun menambah panjang daftar manajer yang tak kuasa menahan "panasnya" kursi manajer 'Si Biru'.

Keberhasilan membawa Porto meraih gelar Piala Super Portugal, titel Liga, Piala Portugal, dan mahkota juara Liga Europa, selama 2 Juni 2010 sampai 21 Juni 2011 mengantar Villas-Boas ke Stamford Bridge pada musim panas lalu.

Saat itu, berkat hasil racikannya di Porto, ia digadang-gadang jadi The Next Jose Mourinho, yang juga pernah mendulang sukses di Porto dan Chelsea. Pria 34 tahun itu resmi memanajeri Chelsea per Juni 2011 dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Akan tetapi, serangkaian hasil buruk membuat posisinya terus-menerus dispekulasikan. Sudah begitu, Villas-Boas acap dikabarkan tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan sejumlah pemain senior Chelsea, salah satunya adalah Frank Lampard.

Pada akhirnya, setelah Chelsea kalah 0-1 dari West Brom Albion, Sabtu (3/3/2012), Villas-Boas pun kini resmi dilengserkan dari posisinya, kurang dari 9 bulan setelah duduk di "kursi panas" Chelsea.

Dicatat Reuters, ia adalah manajer keenam yang sudah mengalami pemecatan semenjak Roman Abramovich menjadi pemilik klub London tersebut pada tahun 2003 lalu. Hanya Guus Hiddink yang disebut "lolos" dari pencopotan setelah ia meninggalkan posisi manajer sementara pada musim panas 2009.

Nasib Villas-Boas saat ini sendiri sudah pernah dirasakan Claudio Ranieri (2000-2004), Mourinho (2004-2007), Avram Grant (2007-2008), Luiz Felipe Scolari (2008-2009), dan Carlo Ancelotti (2009-2011)--mengecualikan Ray Wilkins yang juga sempat jadi caretaker dalam sebuah pertandingan sebelum Hiddink datang.

Posisi manajer sementara kini diduduki Roberto Di Matteo, mantan pemain Chelsea yang selama ini menjadi asisten Villas-Boas.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...